Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

BERHARAP

Malam itu kamu mengajak ku untuk bertemu,entah apa yang ingin engkau bicarakan terhadapku. Beberapa menit kemudian engkau sudah ada di depan rumahku dengan menulis pesan singkat. "Aku sudah di depan rumah mu,cepat keluar" dengan spontan aku keluar dan membuka pintu rumahku . Betul saja kamu sudah di depan rumahku dengan gaya mu yang khas dan motor yang sering menjadi saksi perjalanan kita . Aku langsung menghampirinya dan sedikit bertanya  "Kita mau pergi kemana ?". Dengan santai nya dia menjawab "ayo naik saja dulu" , ya aku hanya sedikit menghela nafas untuk jawaban nya. Selama di perjalanan yang aku sendiri tidak tahu tujuan nya kemana dia hanya mengajak ku berbincang kesana-kemari perial yang rumit tentang dunia pekerjaanya yang ekstra terbatas waktu untuk berjumpa denganku atau bahkan keluarganya sendiri. Dia melajukan kendaraannya dengan sangat pelan lalu berhenti di sebuah warung makan yang terbilang bukan warung makan yang sederhana aku ...

Doa untuk-nya

Mereka seolah-olah bertengkar tanpa ada yang di pikirkan. Anak melihatnya hati tergores seolah sakit mendalam, luka itu tidak sembuh seketika bahkan membekas. Jika harus memilih aku ingin semuanya baik-baik saja seperti dahulu makan bersama,bersendagurau dengan nya. Jika aku bebas untuk meluapkan emosi aku ingin marah kepada mereka mengeluarkan mantra yang pahit untuk di ingat akan tetapi aku lemah untuk itu semua. Aku memilih diam dan mengunci kamarku sedangkan diluar sana terdengar seolah-olah aku salah tidak membela dari salah satunya. Tuhan ijinkan aku untuk menyampaikan segalanya lewat doa ku ketika aku bersujud aku ingin mereka seperti dulu. -Cikakak 17 Agustus 2017